Awalnya
hanya sekedar berpendapat bahwa dia sosok yang imut, manis, dan lugu. Namun
rasa berpendapat itu berubah menjadi rasa keinginan tahuan… ingin tau namanya.
Setelah tau namanya saja rasa ini menggebu-gebu, apalagi dekat secara perlahan
namun pasti dengannya *ngarep zaman 201 (macam mbee). Hari demi hari dilewati
hanya meliat dari atas sampe bawah itu kaka (alay beud), memang perlu diakui
harus merelakan waktu istirahat hanya untuk duduk sama sohib sampai dia lewat di
hadapan mata. Engga akan kalo yang lewat itu adalah pria idaman hati. Sampai suatu
ketika dimana moment tersedih terjadi, pengen tau..???yoe weess lah, mm..pria
yang dianggap lugu yang seperti tak pernah menjalin hubungan dengan orang lain,
ternyata sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun lamanya. Andai waktu
bisa di ulang kembali lebih memilih waktu engga kenal itu si kaka. Tapi
pandangan yang lebih baik lagi adalah ‘harus merelakan dia yang dikagumi, demi
hubungannya. “kagum kan bukan berarti ingin memiliki to rom”
#event:agustus-oktober
2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar