Setiap
manusia pasti punya goals atau mimpinya masing-masing, dan bahkan setiap otak
bisa menciptakan mimpi-mimpi yang berbeda bahkan unik. Pernah punya mimpi yang
unik menurut diri sendiri tapi aneh menurut orang lain, gak? Kalo aku alhamdulillah
gak pernah hehe. Aku tipikal orang yang suka mengabadikan sesuatu melalui
media. Kadang mimpi yang tiba-tiba muncul aja langsung aku tulis, biar
tau mimpi mana aja yang udah kesampean... biar tau juga rasanya bermimpi, biar
tau juga mimpi itu nyata adanya, biar tau juga gak ada yang gak mungkin selama
kita masih berada didunia-Nya.
Mimpi
tanpa aksi nihil gak?, menurut aku gak nihil sih. Balik lagi manusia punya
takaran rejekinya masing-masing, kalo Allah besok memberi dia rejeki lebih lalu
dia merealisasikan mimpinya who knows. Perlu waktu memang. Yang beraksi juga
malah perlu waktu bukan?. Jadi intinya selama bermimpi itu free bermimpi aja, aksi
atau gak ada aksi masalah belakangan.
Mimpi
itu sama dengan membangkitkan semangat hidup, dengan bermimpi setidaknya kita
punya tujuan hidup.
Mimpi
(no 1) ini dulu aku tulis sekitar awal perkuliahan, yang jelas semester 1 waktu
itu. Dengan harap aku bakalan ngejalaninnya dengan lancar kaya jalan yang baru diaspal,
tapi nyatanya Allah berkehendak lain. Semester 4 aku kesulitan untuk bayar ukt
bahkan sempat berniat untuk terminal (blog mengenai terminal http://roromanoe.blogspot.co.id/2016/08/gagal-men-terminalkan-diri.html ), dan baiknya Allah ia mengirimkan dosen
pembimbing yang aku kira beliau dosen yang sangat killer tapi padahal teramat
sangat baik. Mimpi (no 2) ini juga aku tulis barengan sama mimpi yang paling
atas, gak pernah nyangka bakalan terwujud.. aku dapet predikat yang sangat
memuaskan kaya yang pernah aku tulis walaupun gak cumlaude karena aku sadar
otak ku standar. Alhamdulillah terima kasih atas perjalanan jihad ilmu nya yang
luar biasa banyak mengajarkan arti sabar, ikhlas, berusaha, optimis. Dan aku
bakalan wisuda tanggal 13 september 2017 walaupun tanpa didampingi ayah, tapi
aku yakin beliau akan berada ditengah-tengah proses wisuda. Smoga yang sedang
berjihad ilmu, dilancarkan dan dimudahkan segala sesuatunya..
Mimpi
terceklis itu maksudnya udah kesampean, aku nulis mimpi itu sekitaran awal 2016
yang mana aku sering kemakam ayah ku. Setiap kesana pasti ketemu sama bandara
intinya ngeliat pesawat lah. Dan aku beberapa kali lewat disana selalu bikin
pengharapan ‘ya Allah, entah itu kapan. Mudah-mudahan aku bisa naik pesawat lagi secara gratis dan
dapet komisi’. Beberapa bulan aku nge-keep harapan dan doa buat naik pesawat
lagi dan alhamdulillah bulan maret kalo engga salah aku naik pesawat secara
gratis dan dapet komisi plus aku ketemu banyak orang yang luar biasa (blog mengenai naik pesawat gratis http://roromanoe.blogspot.co.id/2016/03/jakarta-18-20-maret-2016-alumni.html ). Aku engga
terlalu banyak aksi sih buat nge-reach mimpi yang ini, aku Cuma ngisi form
habis itu aku kirim nunggu beberapa hari setelah itu aku berangkat. See, mimpi
tanpa aksi?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar