Kamis,
24 desember 2015 hmmm… akhir tahun bukan? Kali ini pengen cerita tentang salah
satu temen aku yang cukup menginspirasi. Dia seorang laki-laki yang mendekati
dewasa sebenarnya bukan mendekati sih tapi udah dewasa hehe, umurnya 20 tahun
beda setahun dengan aku. Walaupun begitu kami satu angkatan beda kampus dan
jurusan, nama lengkapnya Adi Cipto Prakoso (jawa banar) biasa dipanggil adi
(nama yang cukup manis), dia salah satu mahasiswa diuniversitas dibanjarmasin,
dan seorang chef disalah satu cafe dibanjarmasin. Perkenalan kami berawal dari
salah satu media social yang cukup ternama yaitu instagram, karna aku menyukai
fhoto yang mengarah pada jadul dan kebetulan salah satu fhoto adi ada theme
jadulnya dan kebetulan juga dibio ig nya adi ada pin bbnya karna niat baik
pengen temenan aku invite dia buat jadi temen dibbm aku. Setelah lama kenal
(engga terlalu lama juga) lalu aku ngajak adi buat ngopi bareng (suka ngopi
karna sering ngeliat alm.ayah setiap pagi ngopi) ‘’waktu on the way dijalan’’
Adi: biasanya kamu
ngopi sama ayah kamu dimana?
Aku: biasa diujung
sana.
Adi: yaudah kita
kesana aja, sekalian nostalgia
Aku: heleh
nostalgia, orangnya juga udah engga ada di.
Adi: kan
bernostalgia itu engga harus ada orangnya.
Aku: hmmm,,, iya
sih.
Saat adi bilang ‘’ kan bernostalgia itu engga harus ada orangnya’’ rasanya agak
sedih sih, ada rasa kagum juga, Sedihnya ya gitu lah, Sesampainya ditempat
ngopi aku lebih memilih tempat duduk yang tidak terlalu banyak para lelaki
karna ‘’malu dan enggak enak aja rasanya’’. Setelah lama berbincang-bincang
dengan adi, ternyata adi anaknya mandiri lebih dewasa yang aku kira dan
lagi-lagi menemui teman yang semangat juang kuliahnya luar biasa, merelakan
waktu mudanya buat kerja bayar kuliah (dan bayar kuliahnya cukup menguras) dan
bahkan dia sempet ngamen (tau adi pernah ngamen jadi inget+kangen anak didik
jalanan ku), sebelum aku ketemu adi otomatis aku cuma ngeliat adi lewat fhoto
dan intinya pemikiran ku pada saat itu agak sedikit engga bagus tapi setelah
ketemu yang engga bagus jadi bagus (pesan: intinya jangan liat orang dari
covernya aja tapi kenali dulu orangnya). Adi itu anaknya sederhana engga
neko-neko ya simple lah orangnya, pendiem juga engga, ya ditengah-tengah lah.
Some
notes: lebih semangat kuliah di, kata pepatah bersakit-sakit dahulu baru
bersenang-senang kemudian iam sure you know that mean. Terima kasih sudah
menginspirasi (walaupun waktu berbincang-bincangnya sebentar), terima kasih
juga sempet diajarin main gitar(dan yang ku tau main gitar itu engga gampang
ternyata), terima kasih sudah dikenalin sama bapanya (berasa cium tangan
alm.ayah ku). kamu cepet move on biar bisa dapet cinta baru lagi wehehhe (tapi
kayanya udah deh, hmm jangan (typo) rom), terakhir walaupun kamu jauh berbeda
sama pacar baru mantan kamu, kamunya jangan terlalu merendah diri dan inget
jodoh itu engga kemana pasti akan kembali ketempatnya. Dan kalo engga kembali
ketempatnya insyaallah pasti akan diganti sama yang lebih lebih baik sama
allah. Sebelum itu bila ada salah khilaf dalam berkata-kata mohon maaf..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar