Sekitar tanggal 27 januari 2016, aku
nganter surat lamaran sekaligus interview dan tes psikotest. Awalnya aku tau
dibukanya lowongan kerja dari broadcast bbm, habis itu aku tanya-tanya dan
untuk lebih detailnya datang lah aku bersama surat lamaran ku keperusahaan yang
aku tuju. Sebenarnya aku sangat pikir panjang ngelamar kerja, ada rasa takut
pokoknya engga pede lah dan semua rasa yang ku rasa ke bulat kan menjadi berani
tujuannya engga neko-neko cuma buat mama, buat bayar rumah, buat kebutuhan, dan
buat pendidikan aku dan ade-ade ku. Apalagi aku sebagai anak pertama dan
kehilangan kepala keluarga diusia yang cukup muda pastinya aku berpikir gimana
caranya bisa membantu keluarga. Setelah aku interview dan tes psikotest, esok
harinya aku datang lagi keperusahaan itu dengan harap aku lulus dan hasilnya
aku engga lulus sih sebenarnya khususnya dibidang admin tapi pimpinannya
membuka peluang dibagian konsul. Karena dibidang konsul tidak memperlukan tes
apapun apalagi nilai, dengan gaji yang sesuai ump dikota ku, dan bonus-bonus
yang cukup menggiurkan ditambah setiap 3 bulan gaji kita naik sesuai dengan
kinerja kita ku iyakan lah pada saat itu dengan satu cacatan akan berhadir
dihari jumat tanggal 29 jam 8 pagi. Saat itu aku sangat bersyukur, mungkin ini
jalan ku untuk memperbaiki perekonomian keluarga (pikir ku pada saat itu),
namun apa daya setelah mendiskusikannya kepada mama dan respon mama keaku
adalah penolakan. Mama cuma pengen aku kuliah, menurut mama kuliah diiringi
sambil kerja itu engga gampang apalagi aku kuliahnya full dari hari senin sampe
sabtu dengan waktu yang kadang dosennya masuk secara dadakan, akhirnya aku
menuruti kemauan mama ku untuk tidak bekerja sebenarnya aku bisa kerja tanpa
sepengetahuan mama ku tapi kerja tanpa restu mama itu ada rasa yang kurang.
Jadi sekarang aku ngelanjutin kuliah ku disemester 4 walaupun tinggal 1,5 tahun
lagi tetep aja rasanya kaya bertahun-tahun lulusnya, karna saking pengennya
kerja. Toh kalau ngarep orang lain untuk ngebantu masalah keluarga khususnya
ekonomi kemungkinan besar jarang ada yang ngebantu kalo engga kita juga yang
usaha sendiri.
Kamis, 18 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Short Life After Long Time No Write
Oke, hmmmm.... mulai dari mana ya?, gini aja berasa seperti sudah bertahun tahun ya tidak berkunjung untuk sekedar melihat postan yang la...
-
Kali ini blog ak u enggak neko-neko daahh, Cuma pengen mengekspresikan perasaan ak u aja ama emak ak u gitu doang. Semua yang pun...
-
Rasa-rasanya kalau masih berada di dunia, masih berada dalam nikmatNya, aku yakin engga ada yang engga mungkin. Segala sesuatu yang ...
-
Kayanya ini bakalan jadi blog singkat, ngarep ketemu ini orang juga enggak pernah ngarep. Bahkan menjalin hubungan sekali pun, aku miki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar