Tanggal 22
februari sekitar jam setengah 10an pagi aku dapat
telpon dari pihak Jakarta bahwa aku harus
ngecheck email aku, sebelum dia mengharuskan aku ngecheck email dia sempet
nanya sekarang aku tinggal dikota mana plus ukuran baju aku.
Agak cukup membuat penasaran juga, dan engga lama setelah itu aku
ngecheck email aku dan ternyata I had a good news dari RELO (yang mengadakan
acara alumni gathering English Access microscholarship) bahwa aku bisa ikut ke
Jakarta pada 18 maret mendatang.
Awal tau
pendaftaran seleksi alumni gathering respon aku sangat antusias, alumni-alumni
access pada daftar aku juga ikut daftar. Setelah aku dapat
formulirnya dari temen aku, dan ngeliat beberapa pertanyaan yang diajukan oleh
pihak RELO sendiri cukup membuat aku bingung soalnya aku kurang faham dengan beberapa
pertanyaan yang diajukan, tapi untungnya ada temen
deket yang membantu. setelah semuanya udah beres, udah aku kirim juga ke
email yang dituju, berselang beberapa hari aku
dapet email lagi untuk ngescan tanda tangan dosen aku. Karna aku pikir sudah
lewat dari tanggal yang telah ditentukan aku memutuskan untuk engga ngescan
tanda tangan dosen aku.
Kenapa
respon aku pada saat itu sangat-sangat antusias karna kalo aku kemakam ayah ku,
aku selalu ngeliat pesawat selalu ngelawatin Bandar udara. Kalo ngelawatin itu
aku suka bikin harapan sendiri ‘semoga aku bisa naik pesawat lagi secara gratis
dalam waktu dekat ini dan dapet komisi’ dan akhirnya yang aku cuma bisa bikin
harapan kecil pada akhirnya tercapai.. dengan aku engga ngescan tanda tangan
dosen aku, aku mikirnya bakalan engga akan ikut reuni ke Jakarta.
Dan you
know aku terpilih
untuk ikut ke Jakarta bersama 99 orang lainnya termasuk aku
yang berasal dari Indonesia dan timor leste.
Jadi
aku
sangat-sangat berterima kasih khususnya kepada sang pencipta ku yang mana aku
pikir aku bakalan engga bisa ikut reuni tapi nyatanya aku bisa ikut, dan sesuatu
yang menurut aku engga mungkin akhirnya menjadi mungkin,
terima kasih banyak telah mengabulkan salah satu dari sekian banyak impian ku.
dan tidak kalah pentingnya aku juga berterima kasih kepada teman
dekat yang mana sangat membantu aku dalam hal menjawab beberapa
pertanyaan yang diajukan oleh team RELO, terima kasih banyak atas
saran-saran dan doa-doanya dan terima kasih banyak juga buat mama sebagai supporter
pertama dan juga teeruntuk Almarhum Ayah ku tercinta.….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar