Minggu, 04 Desember 2016

The Power Of grateful



Sebenarnya bersyukur itu gampang-gampang susah, that’s mean kebanyakan  gampangnya dari pada susahnya hehe. Aku pribadi honestly agak susah awalnya tapi setelah kesini-sininya ‘easy’ to do it. Kadang ketika sudah sampai dipuncak rasa bersyukur ada rasa bahagia diiringi dengan rasa cukup setelahnya dan semakin berasa lebih dekat dengan-Nya. ~that’s what I feel~
Waiter’s life, kerja sebagai waiter itu cape, pegel linu. Tapi yang namanya hidup gak bakalan selamanya jadi mahasiswi/a, gak selamanya hidup bergantung pada orang tua, gak selamanya hidup berada pada roda yang paling atas, right?. pengen juga punya pengalaman ya walaupun Cuma sekedar waiter, pengen juga mandiri engga Cuma meminta melainkan bahkan memberi (nyatanya memberi itu lebih membahagiakan daripada meminta), karena hidup gak selalu momok berada diroda yang paling atas kita dituntut untuk berusaha. Lagi-lagi walaupun upah sebagai waiter hanya cukup memberi kekenyangan pada perut at least aku sudah membuat kenyang perut ibu dan adik-adik ku saat itu. (terima kasih banyak telah mendengar doa ku).
Penari bayaran, awal sebagai penari hanya mikir “wah, lumayan bayarannya oke juga” itu mindset aku yang dulu hehe, sekarang malah kesenengan dan bahkan hobby yang menyenangkan. Semua pekerjaan yang dilakoni gak ada yang gampang kalo mindsetnya momok negative coba mikirnya positif alias digampangin aja insyaallah bahagia lol.
Im missing my sweetheart(mio gt), sumpah demi apapun aku super kangen dengan motor ku. terpaksa harus ku relakan dengan orang lain untuk sementara waktu sampai dimasa aku memilikinya kembali. Karna kehilanganya aku mengagalkan diri menjadi volunteer di AFS seandainya kalian tau menjadi volunteer memang kesenangan ku dari dulu apalagi jika harus mengenai AFS. Gagal menjadi volunteer memang mengecewakan ditambah ada hikmahnya juga.
          Kekampus pun dengan ojek, iya sejak motor  ku alih tangan kan dengan orang lain untuk sementara waktu aku harus naik ojek kekampus. Kalo engga kasian kuliah ku apalagi insyaallah tahun depan bakalan wisuda (doain ya), keuntungan naik ojek : tangan gak item, (itu aja) selebihnya pegel linu, rugi, lebih menguntungkan naik motor sendiri. Tapi balik lagi syukur-syukur bisa kuliah, tidak lain karena usaha ibu ku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Life After Long Time No Write

Oke, hmmmm.... mulai dari mana ya?, gini aja berasa seperti sudah bertahun tahun ya tidak berkunjung untuk sekedar melihat postan yang la...