Selasa, 22 Agustus 2017

Kamu, Yang Aku Sebut Sebagai Teman



Seandainya kalian tau, sebelum masuk keperguruan tinggi. Aku merasa khawatir tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, teman baru, apapun itu mengenai hal yang baru. Tapi setelah dijalani yang namanya khawatir perlahan tapi pasti sirna setelah kenal dengan kalian, ya setidaknya beberapa dari kalian. Membayangkan ketemu dengan wajah kalian saja aku tak sempat, apalagi bercengkrama.
Kalian yang ku sebut sebagai teman terima kasih waktu itu kalian sudah menerima aku apadanya sebagai aku, terima kasih sudah memberikan definisi teman menurut versi ku, terima kasih sudah banyak membantu dalam hal apapun, terima kasih kalian memang tidak ada duanya, terima kasih atas kebaikan-kebaikan yang pernah kalian tuai. Smoga aku tidak hanya sekedar melihat kalian berada dititik paling atas melainkan aku mengiringi kalian berproses menuju titik yang paling atas, titik dimana kalian merasa paling bahagia. Amin. Smoga doa-doa mengenai titik paling atas yang sering kalian munajatkan dalam sujud disegerakan. Aku tidak lengkap bahkan tidak sempurna jika tanpa kalian, maaf jika aku pernah menyinggung perasaan dengan cara ku bersua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Life After Long Time No Write

Oke, hmmmm.... mulai dari mana ya?, gini aja berasa seperti sudah bertahun tahun ya tidak berkunjung untuk sekedar melihat postan yang la...