Selasa, 08 Agustus 2017

Kebersamaan Yang Di Rindukan



Hampir 2 tahun mendekati satu bulan, sejak kejadian itu rasa bersama kami terasa hambar dan berasa kaya we are not family anymore. Kehilangan salah satu utama anggota keluarga memang sangat tidak gampang, tapi dari sisi kehilangan setidaknya aku tau bagaimana rasanya benar-benar kehilangan (mubazir kata-kata gak sih? Bodo amat). Tuhan tidak mungkin mengambil sesuatu dari kita tanpa alasan.
Aku rindu moment dimana kita melepas jenuh dihari sabtu dan minggu, rindu moment dimana seorang ayah mengkhawatirkan anak perempuannya, rindu yang dulu ku sebut ia panutan dalam hidup, rindu akan rasa takut ku terhadapnya, dan rindu segala-galanya mengenai ia.
Banyak perubahan dalam hidup yang gak disangka-sangka, yang awalnya dikasih rejeki melimpah tapi seketika limpahan rejekinya diambil tiba-tiba. Kalo gak kuat iman you can be crazy. Yang benar-benar lengkap as perfect family tiba-tiba beliau menghembuskan nafas terakhir meninggalkan 1 orang istri dan 3 orang anak yang masih memerlukan biaya pendidikan dan juga yang terpenting kasih sayang. Tapi hidup bukan melulu mengenai keluh dan keluhan, ada saatnya kita mengikhlaskan apa yang benar-benar hilang, ada saatnya kita benar-benar rela dan berserah diri apapun itu ketentuan oleh-Nya. Karena pada dasarnya kita sebagai umat hanya sekedar menjalankan alur cerita yang dibuat-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Life After Long Time No Write

Oke, hmmmm.... mulai dari mana ya?, gini aja berasa seperti sudah bertahun tahun ya tidak berkunjung untuk sekedar melihat postan yang la...